Workshop Prodi Informatika UIN Bukittinggi Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa di Bidang Computer Vision Berbasis AI



Bukittinggi – Program Studi Informatika UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi sukses menyelenggarakan Workshop Prodi Informatika dengan tema “Teknologi Pengolahan Citra dan Computer Vision dalam Era Kecerdasan Buatan” pada Kamis–Jumat, 04–05 Juni 2026, bertempat di Aula Gedung Khairuddin Yunus Lt. 3. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan peserta yang antusias mendalami perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), khususnya pada bidang pengolahan citra digital dan computer vision.

Workshop secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Dr. M. Imamuddin, M.Pd., M.E. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa perkembangan teknologi AI telah membawa perubahan besar dalam berbagai sektor kehidupan. Oleh karena itu, mahasiswa perlu dibekali dengan kompetensi yang relevan agar mampu bersaing di dunia kerja maupun dunia industri.

“Mahasiswa Informatika harus mampu menjadi pengembang teknologi, bukan hanya pengguna teknologi. Melalui workshop ini diharapkan lahir inovasi-inovasi berbasis kecerdasan buatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Dekan saat membuka kegiatan.

Ketua Program Studi Informatika, Yulifda Elin Yuspita, M.Kom, menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya Prodi Informatika dalam meningkatkan keterampilan praktis mahasiswa di bidang AI dan machine learning yang saat ini menjadi salah satu kompetensi penting di era digital.

Workshop menghadirkan narasumber Dr. Syafri Arlis, S.Kom., M.Kom, yang memberikan materi mengenai konsep dasar pengolahan citra digital, computer vision, serta implementasi model deteksi objek menggunakan algoritma You Only Look Once (YOLO).

Selama kegiatan, peserta tidak hanya memperoleh materi teoritis, tetapi juga melakukan praktik langsung dalam membangun sistem deteksi objek berbasis AI. Adapun luaran (output) dari workshop ini adalah peserta mampu mengembangkan program aplikasi computer vision yang dapat:

  1. Mendeteksi objek dan benda dalam ruangan secara real-time menggunakan kamera.

  2. Mendeteksi keberadaan manusia (person detection) untuk berbagai kebutuhan sistem cerdas dan keamanan.

  3. Mengidentifikasi tingkat kematangan buah, seperti membedakan buah mentah, setengah matang, dan matang berdasarkan citra digital.

  4. Mengklasifikasikan sampah organik dan anorganik sebagai implementasi AI dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Seluruh implementasi tersebut dikembangkan menggunakan algoritma YOLO (You Only Look Once) yang dikenal memiliki kemampuan deteksi objek secara cepat dan akurat dalam berbagai kondisi.

Melalui workshop ini, Prodi Informatika UIN Sjech M. Djambek Bukittinggi berharap mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan revolusi industri dan transformasi digital dengan menguasai teknologi kecerdasan buatan yang aplikatif dan sesuai kebutuhan industri masa depan.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi, praktik lanjutan, serta demonstrasi hasil proyek peserta yang menunjukkan kemampuan sistem dalam melakukan deteksi objek secara real-time menggunakan teknologi computer vision berbasis AI. Workshop ini menjadi langkah nyata Prodi Informatika dalam menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi global.





0 Komentar